Tangerang, KP2MI (25/6)— Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten menghadiri upacara kelulusan (Commencement) 874 siswa Kelas XII SMK Jaya Buana di Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Sabtu (26/06/2026). Momentum ini menandai kesiapan lulusan vokasi daerah untuk menembus pasar kerja internasional.
Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Riyadul Jannah, Ust. Mustaghfiri, menegaskan bahwa para alumni tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga dibekali kemampuan bahasa asing seperti Jepang, Mandarin, Arab, dan Inggris.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KP2MI/BP2MI, Dwi Setiawan Susanto.
Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa program "SMK Go Global" merupakan Direktif Presiden sekaligus program unggulan Menteri P2MI.
"Program SMK Go Global ini dalam upaya bukan hanya mendukung penurunan tingkat pengangguran, namun juga meningkatkan daya saing global lulusan SMK tentunya dengan persiapan peningkatan kapasitas atau kompetensi berstandar internasional yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri," ujar Dwi.
Melalui momentum ini, Provinsi Banten resmi didesain menjadi episentrum program SMK Go Global tingkat nasional. SMK Jaya Buana pun diharapkan menjadi role model bagi sekolah lain dalam membangun ekosistem pendidikan kejuruan yang berorientasi global dan berbasis bahasa negara tujuan penempatan.** (Tim Media BP3MI Banten).
Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Riyadul Jannah, Ust. Mustaghfiri, menegaskan bahwa para alumni tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga dibekali kemampuan bahasa asing seperti Jepang, Mandarin, Arab, dan Inggris.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Direktur Jenderal Promosi dan Pemanfaatan Peluang Kerja Luar Negeri KP2MI/BP2MI, Dwi Setiawan Susanto.
Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa program "SMK Go Global" merupakan Direktif Presiden sekaligus program unggulan Menteri P2MI.
"Program SMK Go Global ini dalam upaya bukan hanya mendukung penurunan tingkat pengangguran, namun juga meningkatkan daya saing global lulusan SMK tentunya dengan persiapan peningkatan kapasitas atau kompetensi berstandar internasional yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja luar negeri," ujar Dwi.
Melalui momentum ini, Provinsi Banten resmi didesain menjadi episentrum program SMK Go Global tingkat nasional. SMK Jaya Buana pun diharapkan menjadi role model bagi sekolah lain dalam membangun ekosistem pendidikan kejuruan yang berorientasi global dan berbasis bahasa negara tujuan penempatan.** (Tim Media BP3MI Banten).