Serang, BP2MI (11/6) – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten melaksanakan kegiatan seleksi dan wawancara kandidat Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) melalui Program Special Placement to Taiwan (SP2T) untuk jabatan Operator Pabrik pada Perusahaan Tongyang Taiwan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor BP3MI Banten pada Kamis (11/6/2026).
Seleksi diikuti oleh 7 (tujuh) orang peserta laki-laki lulusan SMA/sederajat yang berasal dari Kabupaten Tangerang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon. Seluruh peserta merupakan kandidat terpilih yang dipanggil untuk mengikuti tahapan seleksi dan wawancara setelah melalui proses administrasi dari total 35 (tiga puluh lima) pendaftar pada SISKOP2MI. Pemilihan peserta interview dan tes kemampuan dasar dilakukan langsung oleh Perusahaan Tongyang Taiwan berdasarkan kesesuaian kualifikasi dan kebutuhan jabatan yang dipersyaratkan.
Kegiatan diawali dengan penyampaian profil calon pemberi kerja, yaitu Perusahaan Tongyang yang bergerak di bidang manufaktur dan berlokasi di Taiwan. Penyampaian informasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada peserta mengenai perusahaan, lingkungan kerja, serta peluang kerja yang akan dihadapi apabila dinyatakan lulus seleksi.
Tahapan seleksi kemudian dilanjutkan dengan serangkaian tes ketangkasan dan kemampuan fisik. Peserta diuji melalui kegiatan memindahkan kacang tanah dan kacang hijau dari satu wadah ke dua wadah berbeda secara bersamaan, berlari dengan membawa beban seberat 20 kilogram, serta melakukan push-up. Seluruh rangkaian tes dilaksanakan secara langsung, berurutan, dan didokumentasikan dalam satu video tanpa jeda sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pihak pemberi kerja.
Sebagai bagian dari proses seleksi, peserta juga mengikuti tes kemampuan dasar secara daring serta wawancara langsung dengan Human Resource Department (HRD) Perusahaan Tongyang dan tim DHSC yang dilaksanakan secara daring.
Di sela-sela kegiatan, Kepala BP3MI Banten turut hadir untuk memberikan arahan, motivasi, dan semangat kepada seluruh peserta. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP3MI Banten juga mendoakan agar seluruh peserta dapat mengikuti proses seleksi dengan baik dan memperoleh hasil terbaik sehingga dapat bekerja secara prosedural di Taiwan.
Pelaksanaan seleksi berlangsung dengan tertib, lancar, dan tanpa kendala. Seluruh tahapan kegiatan dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku dalam program penempatan pekerja migran Indonesia ke luar negeri.
Hasil seleksi kandidat CPMI Program SP2T akan diumumkan kepada seluruh peserta melalui Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI) setelah proses penilaian selesai dilakukan oleh pihak pemberi kerja.
Melalui kegiatan ini, BP3MI Banten terus berkomitmen untuk memfasilitasi penempatan pekerja migran Indonesia yang aman, prosedural, dan berkualitas guna meningkatkan peluang kerja masyarakat Indonesia di luar negeri sekaligus memperkuat pelindungan bagi pekerja migran Indonesia.
(Tim Media BP3MI Banten)
Seleksi diikuti oleh 7 (tujuh) orang peserta laki-laki lulusan SMA/sederajat yang berasal dari Kabupaten Tangerang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon. Seluruh peserta merupakan kandidat terpilih yang dipanggil untuk mengikuti tahapan seleksi dan wawancara setelah melalui proses administrasi dari total 35 (tiga puluh lima) pendaftar pada SISKOP2MI. Pemilihan peserta interview dan tes kemampuan dasar dilakukan langsung oleh Perusahaan Tongyang Taiwan berdasarkan kesesuaian kualifikasi dan kebutuhan jabatan yang dipersyaratkan.
Kegiatan diawali dengan penyampaian profil calon pemberi kerja, yaitu Perusahaan Tongyang yang bergerak di bidang manufaktur dan berlokasi di Taiwan. Penyampaian informasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran kepada peserta mengenai perusahaan, lingkungan kerja, serta peluang kerja yang akan dihadapi apabila dinyatakan lulus seleksi.
Tahapan seleksi kemudian dilanjutkan dengan serangkaian tes ketangkasan dan kemampuan fisik. Peserta diuji melalui kegiatan memindahkan kacang tanah dan kacang hijau dari satu wadah ke dua wadah berbeda secara bersamaan, berlari dengan membawa beban seberat 20 kilogram, serta melakukan push-up. Seluruh rangkaian tes dilaksanakan secara langsung, berurutan, dan didokumentasikan dalam satu video tanpa jeda sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pihak pemberi kerja.
Sebagai bagian dari proses seleksi, peserta juga mengikuti tes kemampuan dasar secara daring serta wawancara langsung dengan Human Resource Department (HRD) Perusahaan Tongyang dan tim DHSC yang dilaksanakan secara daring.
Di sela-sela kegiatan, Kepala BP3MI Banten turut hadir untuk memberikan arahan, motivasi, dan semangat kepada seluruh peserta. Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP3MI Banten juga mendoakan agar seluruh peserta dapat mengikuti proses seleksi dengan baik dan memperoleh hasil terbaik sehingga dapat bekerja secara prosedural di Taiwan.
Pelaksanaan seleksi berlangsung dengan tertib, lancar, dan tanpa kendala. Seluruh tahapan kegiatan dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku dalam program penempatan pekerja migran Indonesia ke luar negeri.
Hasil seleksi kandidat CPMI Program SP2T akan diumumkan kepada seluruh peserta melalui Sistem Komputerisasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI) setelah proses penilaian selesai dilakukan oleh pihak pemberi kerja.
Melalui kegiatan ini, BP3MI Banten terus berkomitmen untuk memfasilitasi penempatan pekerja migran Indonesia yang aman, prosedural, dan berkualitas guna meningkatkan peluang kerja masyarakat Indonesia di luar negeri sekaligus memperkuat pelindungan bagi pekerja migran Indonesia.
(Tim Media BP3MI Banten)